Yayasan Pendidikan dan Pondok Pesantren

Al Amanah Al Bantani

smk-al-amanah
Home »  SMK Al Amanah »  Serba Serbi Gladi Resik UNBK SMK Al Amanah

Serba Serbi Gladi Resik UNBK SMK Al Amanah

20 Februari 2020 - Muhamad Mawahib
serba-serbi-gladi-resik-unbk-smk-al-amanah

Gladi bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMK di Kota Tangerang Selatan menemui kendala cukup serius. Pada hari pertama pelaksanaannya kemarin, sebagian besar peserta ujian tidak berhasil login ke server. 

Jadwal Pelaksanaan UNBK menyisakan waktu kurang dari satu bulan lagi, sekolah berharap pelaksanaan UNBK dapat berjalan tidak seperti saat gladi resik hari pertama. 

Gangguan server sepertinya sudah biasa terjadi saat gladi bersih, terutama di hari pertama. Namun kali ini dalam satu ruangan hanya hitungan jari siswa yang berhasil masuk ke server UNBK, sisanya melewatkan kesempatan gladi bersih lantaran tidak bisa masuk.

Gangguan di hari pertama segera dicarikan solusinya oleh Helpdesk tingkat kota, provinsi, dan nasional yaitu dengan penggantian hari pelaksanaan menjadi hari Kamis. Gangguan di hari pertama diselesaikan melalui patch aplikasi CBT Sync sehingga pelaksanaan hari kedua Gladi resik dengan mata uji Kejuruan, Asesmen, dan Angket berjalan dengan cukup lancar, walaupun di sebagian siswa muncul juga soal Bahasa Inggris. 

Hari ketiga pelaksaan Gladi Resik UNBK adalah saatnya guru bidang studi melakukan asesmen dan angket di ruang UNBK. Hal ini dimaksudkan sebagai pengenalan perangkat uji yang akan digunakan di tahun mendatang. Diharapkan guru bisa melakukan pengujian bahkan mengembangkan perangkat yang serupa untuk penilaian kompetensi siswa. 

Hari keempat pelaksanaan gladi resik berjalan dengan lancar walaupun aplikasi CBT Sync Kembali mengalami patching. Seluruh siswa dapat menyelesaikan dengan baik rangkaian ujian dalam kegiatan Gladi Resik tahun ini. 

Kepala SMK Al Amanah berharap pelaksanaan UNBK dapat berjalan lancar tanpa kendala seperti saat Gladi dan siswa bisa fokus mengerjakan Ujian tanpa diwarnai hal hal yang merugikan siswa.